RAPBN 2027: Subsidi Energi Naik Jadi Rp272,9 Triliun, ICP Diasumsikan USD75 per Barel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengalokasikan Rp272,9 triliun untuk subsidi energi dalam RAPBN 2027, naik 20% dari tahun sebelumnya. Subsidi ini mencakup BBM tertentu, LPG 3 kg, dan listrik dengan asumsi ICP USD75/barel serta nilai tukar Rp17.500/USD. Total belanja subsidi Rp387,9 triliun terdiri dari subsidi energi Rp272,9 triliun dan subsidi nonenergi Rp114,9 triliun. Anggaran disusun untuk menjaga stabilitas harga energi dan melindungi daya beli masyarakat. RAPBN 2027 menetapkan belanja negara Rp4.097,2 triliun dan pendapatan Rp3.426,0 triliun dengan defisit 2,40% PDB.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.10
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20% Jadi Rp 272,9 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 15.13
DPR Dorong Mitigasi Fiskal Hadapi Kenaikan Subsidi Energi
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 13.48
Subsidi Energi dan Nonenergi pada 2027 Dianggarkan Rp 387,9 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 13.09
Subsidi Energi RAPBN 2027 Naik 20,1 Persen Jadi Rp272,95 Triliun
Berita terkait
RAPBN 2027, Pemerintah Siapkan Subsidi BBM-Listrik Rp272 T
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 07.42
Ini Daftar 10 K/L dengan Jatah Anggaran Terbesar di RAPBN 2027
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.35
Anggaran Subsidi Energi 2027 Naik, Prabowo Siapkan Rp28,7 T Buat BBM
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.00
Subsidi Energi dalam RAPBN 2027 Capai Rp 272,95 T, Melesat dari 2026
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 06.38