Rekam Jejak Pius Lustrilanang yang Kembali Maju sebagai Calon Pimpinan BPK Disorot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Parade Nusantara menyoroti kembali maju Pius Lustrilanang sebagai calon pimpinan BPK RI, yang pernah terseret dalam kasus dugaan suap pengondisian audit di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. Arya J. Wardana, Ketua Umum Parade Nusantara, menyatakan bahwa meski Pius masih berada dalam status saksi dan praduga tak bersalah harus dihormati, namun rekam jejaknya terkait penggeledahan KPK seharusnya menjadi catatan merah dalam proses seleksi. Menurut Arya, pencalonan Pius tidak hanya menyangkut status pidana, tetapi juga aspek etika publik dan integritas moral yang diatur dalam UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK. Ia meminta DPR RI, khususnya Komisi XI, melibatkan KPK dan PPATK untuk menelusuri rekam jejak hukum dan keuangan para calon anggota BPK. Jika Pius terpilih, tiga konsekuensi yang dirisaukan: menurunnya kepercayaan publik terhadap opini BPK, dampak pada moral auditor di daerah, dan pertentangan dengan syarat integritas moral sebagai pimpinan lembaga audit negara.
Bagikan
Berita terkait
Pemeriksa BPK Dipanggil KPK Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel KA
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 13.31
Terungkap di Dakwaan, Ini Hitungan Kerugian Negara Korupsi Kuota Haji Rp 622 M
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 14.35
KPK Ungkap Pengondisian Kuota Haji 50:50 Sudah Dibahas Sebelum MoU dengan Arab Saudi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 13.56
KPK Periksa 2 PNS Bea Cukai dalam Pengembangan Kasus Suap
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.55