RI Belum Bisa Pangkas Tarif PPN, Ini Alasan Purbaya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana memangkas tarif PPN meskipun beberapa negara seperti Jepang melakukannya. Kebijakan penurunan PPN Jepang ditujukan untuk mendorong pemulihan ekonomi yang sedang lambat. Indonesia memilih menjaga daya beli masyarakat melalui subsidi dan program perlindungan sosial. Purbaya menekankan penurunan tarif PPN tidak sederhana karena berdampak pada defisit fiskal dan penerimaan negara. Pemerintah harus menyeimbangkan antara mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjaga kesehatan fiskal serta menjaga kontrol utang pembangunan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.20
Purbaya Ogah Pangkas Tarif PPN: Nanti Saya Enggak Bisa Kasih Subsidi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 07.05
Refleksi Setahun Purbaya Jadi Menkeu: Harusnya Kita Bisa Tumbuh Lebih Cepat
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 02.01
Ogah Tiru Jepang Pangkas PPN, Menkeu Purbaya Blak-blakan: Nanti Nambah Utang, Lu Pada Ribut!
Detik.com · 10 September 2026 pukul 22.05
Setoran Pajak Tembus Rp 1.224 Triliun, Purbaya Buka Suara
Berita terkait
Menkeu Kumpulkan Analis Ekonomi, Bahas Arah Kebijakan Fiskal 2027 dan APBN
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 08.30
Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Kuartal II-2026, Purbaya: Cukup Baik!
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 16.28
Purbaya soal Minyak Tembus US$100 Lagi: APBN Aman, Defisit di Bawah 3%
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.10
Tak Ikuti Langkah Jepang, Purbaya Jelaskan Alasan PPN Belum Turun
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 19.15