Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Sebut RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang Impor Minyak Rusia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah Indonesia sedang mengembangkan kontrak jangka panjang untuk impor minyak dari Rusia. Proses impor saat ini sudah memasuki tahap kedua, dengan pelaksanaan dilakukan secara government-to-government (G-to-G) melalui Lemigas sebagai Badan Layanan Umum di bawah Kementerian ESDM, bukan melalui Pertamina. Bahlil menekankan bahwa impor energi ini merupakan keputusan negara yang tidak boleh dipengaruhi oleh pihak luar, sejalan dengan asas politik bebas aktif Indonesia.

Dalam pertemuan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah membahas rencana impor minyak sebanyak 150 juta barel. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung menjelaskan bahwa minyak impor dari Rusia tidak akan langsung diolah menjadi bahan bakar, melainkan digunakan sebagai cadangan penyangga energi nasional. Bahlil menegaskan bahwa seluruh kegiatan impor dilakukan demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara, tanpa memberikan penjelasan teknis lebih lanjut mengenai rencana penggunaan minyak tersebut.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait