RKAB Bayan Terbit, Bahlil Bantah Terkait Akuisisi Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources tbk (BYAN) dengan tambahan produksi batu bara sebesar 15 hingga 20 juta ton. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penerbitan RKAB ini tidak berkaitan dengan rencana akuisisi sekitar 30% saham batu bara milik Haji Isam melalui PT Jhonlin Barata. Menurut Bahlil, proses RKAB sudah dilakukan sejak awal dan sedang berjalan secara terpisah dari transaksi pengambilalihan saham.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan bahwa persetujuan RKAB dilakukan berdasarkan kriteria evaluasi teknis dan tidak dipengaruhi oleh isu transaksi pengalihan saham. Ia menegaskan bahwa tidak ada isu sensitif terkait penerbitan RKAB tersebut.
Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap perubahan pemegang saham pada perusahaan tambang batu bara wajib mendapatkan izin resmi dari Menteri ESDM sebelum dianggap sah secara hukum. Tambahan volume produksi batu bara dalam RKAB ditujukan untuk tiga anak usaha Bayan Group yang sebelumnya masih melengkapi persyaratan administrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.30
Bahlil Tegaskan Persetujuan RKAB Bayan Tak Terkait Transaksi Saham Haji Isam
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 15.45
Bahlil Tegaskan Penerbitan RKAB Bayan Resources Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.25
Bahlil Pastikan Tambahan Produksi BYAN Tak Terkait Akuisisi Haji Isam
JawaPos · 21 September 2026 pukul 17.31
Bahlil Jelaskan Rencana Produksi Bensin dari Batu Bara Kalori Rendah
Berita terkait
RKAB Terbit! Produksi Batu Bara Bayan Ditambah, Bahlil Buka Suara
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.12
Usai Haji Isam Beli Saham Low Tuck Kwong, Revisi RKAB Bayan Terbit!
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.32
Prabowo Mau RI Sulap Batu Bara Jadi Bahan Bakar, Ini Penjelasan Bahlil
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 13.42
Bahlil Ubah Permainan Batu Bara-Nikel RI, Tak Mau Lagi Dipermainkan
Detik.com · 21 September 2026 pukul 13.42