Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

RKAB Bayan Terbit, Bahlil Bantah Terkait Akuisisi Haji Isam

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tiga anak usaha PT Bayan Resources tbk (BYAN) dengan tambahan produksi batu bara sebesar 15 hingga 20 juta ton. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penerbitan RKAB ini tidak berkaitan dengan rencana akuisisi sekitar 30% saham batu bara milik Haji Isam melalui PT Jhonlin Barata. Menurut Bahlil, proses RKAB sudah dilakukan sejak awal dan sedang berjalan secara terpisah dari transaksi pengambilalihan saham.

Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, memastikan bahwa persetujuan RKAB dilakukan berdasarkan kriteria evaluasi teknis dan tidak dipengaruhi oleh isu transaksi pengalihan saham. Ia menegaskan bahwa tidak ada isu sensitif terkait penerbitan RKAB tersebut.

Pemerintah juga menegaskan bahwa setiap perubahan pemegang saham pada perusahaan tambang batu bara wajib mendapatkan izin resmi dari Menteri ESDM sebelum dianggap sah secara hukum. Tambahan volume produksi batu bara dalam RKAB ditujukan untuk tiga anak usaha Bayan Group yang sebelumnya masih melengkapi persyaratan administrasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait