Harga Minyak Turun, Rupiah Menguat ke Rp17.997 per Dolar AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah ditutup menguat terhadap dolar AS pada perdagangan Senin (3/8), naik 25 poin atau 0,14% ke level Rp17.997 per dolar AS. Penguatan ini didorong meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah setelah Presiden Trump membatalkan rencana serangan militer ke Iran. Iran dan sejumlah negara Timur Tengah meminta waktu untuk negosiasi, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz dan penghentian ambisi nuklir Iran. Pernyataan tersebut memicu penurunan harga minyak lebih dari USD5 per barel pada awal perdagangan Asia, meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi dan tekanan inflasi.
Meski menguat, pelaku pasar tetap berhati-hati menjelang rilis data ketenagakerjaan AS pekan ini, seperti lowongan kerja JOLTS, laporan ADP, klaim tunjangan pengangguran, dan nonfarm payrolls pada Jumat. Data tersebut menjadi acuan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Sejumlah pejabat bank sentral AS masih menegaskan inflasi tinggi sehingga kenaikan suku bunga dinilai masih diperlukan. Investor menanti data tersebut untuk menentukan langkah The Fed selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 4 Agustus 2026 pukul 11.42
Rupiah Kembali Melemah, Harga Minyak dan Defisit Dagang Jadi Beban
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 09.04
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp18.000 Lagi
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.33
Rupiah Dibuka Melemah terhadap Dolar AS, Begini Prediksi Hari Ini
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 09.40
Rupiah Menguat ke Rp17.985 per Dolar AS Pagi Ini
Berita terkait
Geopolitik Global Memanas, Simak Prediksi Rupiah Pekan Depan
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 19.17
Rupiah Menguat Usai Pidato Prabowo, Dolar AS Turun ke Rp17.820
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.08
Rupiah Ditutup Loyo, Dolar AS Naik ke Rp17.865
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.09
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.872 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 09.30