Rupiah Kembali Tertekan, Kali Ini Akibat Ketegangan Timteng
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 16 poin (0,09 persen) menjadi Rp18.099 per dolar AS pada Rabu pagi, setelah Iran melancarkan serangan terhadap pasukan AS di Timur Tengah. Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan ketegangan regional dan kenaikan harga minyak akibat serangan tersebut menekan mata uang. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengkonfirmasi bahwa Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah pasukan AS di wilayah tersebut, menyusul laporan serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Yordania. Eskalasi ini terjadi setelah beberapa minggu serangan saling balas antara AS dan Iran yang menargetkan fasilitas militer di negara-negara Teluk. Selain itu, pasar mengantisipasi nada kebijakan moneter yang lebih ketat dari Ketua Fed dalam pertemuan FOMC hari ini, meskipun suku bunga diperkirakan tetap stabil, sehingga menambah tekanan pada rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 18.48
Rupiah Hari Ini Tembus 18.111 per dolar AS Imbas Harga Minyak
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.40
Rupiah Lesu ke Level Rp18.071 per Dolar AS Pagi Ini
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 15.04
Rupiah Lanjut Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp18.055
Berita terkait
Rupiah menguat seiring data PPI AS lebih rendah dari perkiraan
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 09.26
Rupiah Panggul Beban Berat, Hari Ini Jatuh ke Rp17.877 per Dolar AS
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 17.56
Rupiah Hari Ini Anjlok ke 17.861 Tersengat Konflik AS-Iran
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 19.15
Rupiah Lunglai ke Rp17.861 per Dolar AS Selasa Sore
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.10