Jakarta · Jumat, 25 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Tertekan Sentimen Global dan Impor Valas, Begini Strategi BI

Nilai tukar Rupiah kembali mengalami tekanan melemah akibat gabungan sentimen global dan meningkatnya kebutuhan valuta asing dari dalam negeri. Bank Indonesia (BI) menjelaskan pelemahan ini dipengaruhi oleh ekspektasi pengetatan kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), kenaikan yield US Treasury 10 tahun hingga 5,11% (tertinggi sejak 2007), dan kembali naiknya harga minyak Brent di atas US$100 per barel akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Tekanan internal juga datang dari meningkatnya kebutuhan valas importir menjelang akhir kuartal III 2026 dan arus keluar portofolio dari pasar negara berkembang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait