Rusia Keluarkan Perintah Penangkapan, Bos Telegram Acungkan Jari Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia mengeluarkan surat perintah penangkapan internasional untuk Pavel Durov, pendiri dan bos Telegram, setelah mendakwanya dengan tuduhan memfasilitasi terorisme. FSB (dinas keamanan domestik Rusia) menuduh Telegram digunakan untuk perekrutan oleh dinas rahasia Ukraina serta memfasilitasi koordinasi tindakan sabotase dan teror di Rusia. Telegram diduga gagal menghapus saluran, obrolan, dan bot yang digunakan oleh pihak Ukraina untuk kegiatan tersebut.
Tak lama setelah dakwaan diumumkan, Durov merespons dengan memposting gambar yang memperlihatkan dirinya mengacungkan jari tengah di media sosial X. Sebelumnya, ia menuduh otoritas Rusia membuat dalih baru untuk membatasi akses warga Rusia ke Telegram. Durov, miliarder berusia 41 tahun yang kini tinggal di luar Rusia dengan paspor Prancis dan Uni Emirat Arab, telah meninggalkan Rusia sejak 2014 setelah menolak menutup komunitas oposisi di platform yang didirikannya.
Telegram memiliki sekitar 950 juta pengguna di seluruh dunia dan sangat populer di Rusia maupun Ukraina. Belum jelas apakah negara lain akan mematuhi surat perintah penangkapan tersebut. Durov sebelumnya juga pernah ditangkap dan diselidiki di Prancis pada 2024 atas kegagalan memoderasi aplikasi dengan baik, namun dibebaskan beberapa bulan kemudian.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 09.43
Rusia Tiba-tiba Hendak Tangkap Miliarder Pendiri Telegram Pavel Durov, Ini Alasannya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 13.50
46 Orang Ditangkap Kasus Terorisme, Pemerintah Ungkap Peran Pengusaha
Berita terkait
CEO Telegram Pavel Durov Resmi Jadi Buronan Internasional Rusia
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.00
Rusia Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Bos Telegram
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 15.37
Pemilik Telegram Diburu Anak Buah Vladimir Putin
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 07.10
Negara-Negara Kaya Terancam, Intelijen Dunia Satukan Kekuatan
CNBC Indonesia · 24 Juli 2026 pukul 21.00