Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rusia Tiba-tiba Hendak Tangkap Miliarder Pendiri Telegram Pavel Durov, Ini Alasannya

Otoritas Rusia mendakwa miliarder pendiri Telegram, Pavel Durov, dengan surat perintah penangkapan internasional. Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) mengumumkan dakwaan pada Rabu, menuduh bahwa Telegram gagal menonaktifkan saluran, obrolan, dan bot yang digunakan oleh dinas khusus Ukraina dan organisasi teroris untuk merencanakan serangan di Rusia. Serangan tersebut termasuk sabotase, terorisme, pembunuhan massal, dan penipuan siber. Tidak ada komentar resmi dari Durov atau Telegram, tetapi akun Telegram di X memposting foto Durov yang mengacungkan jari tengah setelah dakwaan. Tuduhan ini muncul ketika Rusia berupaya membatasi penggunaan Telegram dan WhatsApp sambil mempromosikan layanan pesen MAX yang didukung negara. Para pakar memperingatkan bahwa MAX tidak menggunakan enkripsi end-to-end dan akan membagikan data pengguna dengan pihak berwenang jika diminta. Pemerintah Rusia juga telah memblokir media sosial seperti Twitter, Facebook, dan Instagram, serta meningkatkan pembatasan pada YouTube.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait