RUU Perampasan Aset, Advokat Bicara Pentingnya The Men Behind The Gun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia, Luthfi Yazid, menekankan pentingnya peran manusia di balik RUU Perampasan Aset dalam pemberantasan korupsi. Dalam pembahasannya di Komisi III DPR, Luthfi membagikan pengalaman bertemu dengan advokat Jepang Mitamayama Sosaboro Kawata, yang menjelaskan mengapa tingkat korupsi di Jepang sangat rendah. Menurut advokat Jepang tersebut, masyarakat Jepang tidak akan melanggar hukum meskipun tidak ada pengawasan, karena merasa 'matahari menyaksikan' setiap tindakan mereka. Kisah ini menjadi analogi bagi Luthfi untuk menegaskan bahwa manusia, bukan hanya aturan semata, menjadi kunci utama dalam pemberantasan korupsi. Luthfi pun menegaskan konsep 'the men behind the gun' sebagai elemen krusial dalam pembuatan kebijakan anti-korupsi yang efektif.
Bagikan
Berita terkait
Komisi III DPR Tegas RUU Perampasan Aset Super Prioritas, Bakal All Out
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.10
Polri Nilai RUU Perampasan Aset Bisa Bikin Koruptor Jera
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 16.37
Kortas Tipikor Polri Dukung RUU Perampasan Aset Disahkan DPR
Detik.com · 9 September 2026 pukul 16.30
RUU Perampasan Aset Fokus Berantas Korupsi, Sahroni: Aparat Jangan Abuse of Power
JawaPos · 7 September 2026 pukul 21.00