AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan Amerika Serikat telah memasuki operasi "Economic D-Day" terhadap Iran. Operasi ini diluncurkan setelah langkah militer yang dilakukan pemerintahan Presiden Donald Trump, yang menurut Bessent berhasil melumpuhkan kemampuan militer Iran hingga 90 persen dan menghentikan program nuklirnya. Bessent menyatakan bahwa serangan finansial terbesar dalam sejarah AS akan dimulai saat fajar menyingsing, dengan tujuan mengisolasi Iran secara ekonomi dan memutus semua sumber dukungan yang mendukung rezim tersebut. Ia juga memperingatkan bahwa AS siap memberlakukan sanksi terhadap pihak yang menentang kebijakan AS terkait Iran. Operasi ini merupakan bagian dari strategi AS untuk menekan Iran melalui berbagai cara, termasuk penggunaan seluruh lembaga dan kewenangan yang tersedia. Tujuannya adalah membuat Iran "berdiri sendiri" dengan memotong semua aliran sumber daya ekonomi yang mendukung pemerintah Iran. Bessent menekankan bahwa tidak ada ruang bagi pihak ketiga yang ingin mendukung Iran di tengah sanksi ini. AS akan menggunakan segala cara untuk memastikan isolasi ekonomi yang efektif terhadap Iran. Ini termasuk ancaman sanksi bagi negara atau entitas yang mencoba membantu Iran melewati tekanan ekonomi yang diberlakukan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.55
AS Meluncurkan "D-Day Ekonomi" Terbesar dalam Sejarah untuk Menghancurkan Iran
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
Mencekik Iran, AS Tercekik
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 16.16
Iran Ejek Operasi Ekonomi Terbaru Trump: Skenario Daur Ulang!
Berita terkait
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Saat Iran Ingin Akhiri Perang Selagi di Posisi Kuat
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 20.34