AS Meluncurkan "D-Day Ekonomi" Terbesar dalam Sejarah untuk Menghancurkan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan kampanye sanksi terkoordinasi terbesar dalam sejarah untuk menghancurkan Iran. Konferensi pers pada Senin menyatakan 'D-Day ekonomi' sebagai serangan finansial tunggal terbesar. Sanksi terkuat akan diterapkan dengan ancaman kepada siapa pun yang tidak mematuhi, termasuk sekutu AS. Presiden Trump menekankan operasi ekonomi paling menghancurkan terhadap Iran, mengancam hukuman finansial bagi negara yang membantu Iran menghindar sanksi. IRGC Iran menolak ancaman, berusaha menjalin hubungan ekonomi dengan negara lain. Iran sudah menjadi negara paling banyak sanksi di dunia, tetapi masih memiliki kemampuan menyerang kapal di Selat Hormuz.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 20.34
Saat Iran Ingin Akhiri Perang Selagi di Posisi Kuat
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 23.00
Presiden Iran Bela Memorandum dengan AS, Sebut Jalan Terbaik Keluar dari Kebuntuan Perang
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
Iran Ancam Negara yang Ikut Sanksi AS: Akan Kami Anggap Musuh
Berita terkait
Mencekik Iran, AS Tercekik
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 05.00
AS Gunakan Strategi Anaconda untuk Lumpuhkan Iran
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 18.28
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
AS Dianggap Kehilangan Kredibilitas, Sanksi Terberat pada Iran Tak akan Berhasil
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 20.27