Saat Koruptor Menimbun Emas: dari 375 Kg di Irak hingga 74 Kg di Indonesia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Fenomena penyitaan emas dalam kasus korupsi terjadi di berbagai negara. Baru-baru ini, Irak menyita 375 kilogram emas batangan dari penyelidikan korupsi yang menjerat Adnan Al-Jumaili, mantan Wakil Menteri Perminyakan Bidang Pengilangan. Sebelumnya, Indonesia juga menggemparkan publik setelah polisi menyita 74 kilogram emas batangan bersama uang tunai dalam kasus dugaan korupsi dan TPPU. Menurut laporan FATF dan UNODC, emas menjadi instrumen favorit koruptor karena nilainya tinggi, mudah dipindahkan, tahan inflasi, tidak bergantung pada sistem perbankan, dan sulit dilacak. Selain emas, penyidik Irak juga menemukan uang tunai ratusan miliar rupiah yang disembunyikan dalam 11 botol galon air mineral, serta properti dan kendaraan mewah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 19.10
KPK Periksa Geisz Chalifah soal Penjualan Aset Terkait Kasus Eks Bupati Kukar
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.35
Alasan Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka TPPU Febrie Adriansyah
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 10.08
7 Perusahaan Pakai Jasa Don Ritto Tangani Kasus di Kejagung
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 04.45
Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Kasus TPPU Febrie Adriansyah!
Berita terkait
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah jalani sidang perdana pada 7 Oktober
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 20.37
KPK Ungkap Hasil Penggeledahan 2 Kantor Dinas di Kota Madiun
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.54
KPK Sita Dokumen Usai Geledah Dinas Perdagangan-BKAD Kota Madiun
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 19.33
Geledah Dinas Perdagangan-BKAD Madiun, KPK Sita Dokumen Diduga Gratifikasi
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.01