Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sanksi Ekonomi AS Tidak Akan Meruntuhkan Pemerintahan Mojtaba, Ini 5 Alasannya

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan sanksi baru terhadap Iran yang digambarkan sebagai 'serangan finansial terbesar'. Sanksi ini bersifat sekunder, mengancam negara dan lembaga keuangan asing yang berdagang dengan Iran, termasuk Tiongkok. Menurut mantan pejabat Pentagon Michael Mulroy, sanksi ini tidak akan menjatuhkan rezim tetapi akan merugikan pemerintah dan Garda Revolusi Iran. Upaya ini juga menargetkan armada bawahan yang digunakan untuk menyelundupkan minyak Iran. Mulroy menilai strategi ini dipilih sebagai alternatif eskalasi militer menjelang pemilu AS, mengingat minimnya dukungan publik untuk konflik militer. Sementara itu, China dan Rusia diperkirakan akan tetap mendukung Iran melawan tekanan AS, menurut analis hubungan internasional Mohsen Farkhani.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait