AS Siapkan Sanksi Ekonomi untuk Iran Pekan Depan, Lebih Keras dari Sebelumnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat akan mengumumkan sanksi ekonomi baru terhadap Iran pada pekan depan. Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan ini adalah langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi, mencakup kombinasi isolasi ekonomi dan pemblokiran lebih lanjut terhadap Selat Hormuz.
Sanksi ini diumumkan dalam konteks konflik yang berlanjut sejak Presiden Donald Trump membatalkan gencatan senjata dengan Iran pada Juli lalu. Sejak saat itu, pasukan Amerika Serikat telah melancarkan serangan terhadap Iran, yang dianggap sebagai respons terhadap tindakan Iran yang menargetkan kapal komersial di Selat Hormuz. Iran membalas dengan menyerang pangkalan AS di Timur Tengah.
Pada awal Agustus, Trump sempat membatalkan serangan untuk pertimbangan potensi kesepakatan damai, yang mencakup pembukaan Selat Hormuz dan penyelesaian masalah program nuklir Iran. Namun, pengumuman sanksi baru menunjukkan ketegangan antara kedua negara masih berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 13.01
Ancaman Serangan Mengintai Kapal, Lalu Lintas di Selat Hormuz Hanya Belasan Persen
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 21.10
Respons Klaim Trump, Iran Beri Jawaban Terbaru soal Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 06.25
Tantangan Baru Iran untuk AS, Trump "Mimpi" Caplok Selat Hormuz
Berita terkait
Iran Ajukan Syarat ke AS Soal Pembukaan Kembali Selat Hormuz
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.55
2 Kapal Tanker Coba Melintas Tapi Gagal, Iran: Selat Hormuz Wilayah Kami!
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 15.20
Iran Janjikan Rp500 Juta bagi Warga yang Tangkap Tentara AS
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.47
Komandan Angkatan Darat Iran Tegaskan AS tidak Berhak Memasuki Teluk Persia
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.35