Saudi-Turki-Pakistan Teken Pakta: Serangan ke Satu Negara berarti ke Semua
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Arab Saudi, Turki, dan Pakistan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Mekkah di Mekkah pada Jumat (7/8). Pakta ini menyatakan bahwa serangan terhadap satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap semua anggota, bertujuan memperkuat pencegahan kolektif. Perjanjian ditandatangani di tengah memanasnya kawasan akibat perang AS-Iran dan serangan Houthi-Yaman ke Arab Saudi. Pemerintah Saudi menegaskan perjanjian tidak membentuk poros militer atau blok sektarian, tidak terkait ambisi nuklir, dan tidak menjadi ancaman keamanan. Aliansi ini menunjukkan kecenderungan Saudi untuk memperkuat kerja sama keamanan dengan Turki, Mesir, dan Pakistan sekaligus menjawab tantangan Iran yang berusaha mengekspansi dominasi di Teluk. Ahli kebijakan luar negeri Saudi menilai aliansi ini secara jelas berorientasi pada Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 05.30
Awas Perang Arab! Houthi Rudal Kilang Minyak Saudi, Picu Kebakaran
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 12.20
Militer Saudi Bersiap Menghadapi Serangan Iran dan Antek-anteknya
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.34
Harga Minyak Hari Ini Melambung Tersengat Rencana Iran Soal Selat Hormuz
Berita terkait
80 Negara Panik Bunyikan Alarm Krisis Energi Global, Kepung PBB Desak Selat Hormuz Dibuka
SINDOnews · 26 September 2026 pukul 08.01
Rudal Houthi dan Ancaman ke Mekah: Mengapa Saudi Siaga?
Warta Ekonomi · 25 September 2026 pukul 20.18
Harga Minyak Dunia Variatif Usai Serangan Rudal Houthi di Arab Saudi, Brent Tembus USD 106
JawaPos · 25 September 2026 pukul 07.30
Raja Salman Kecam Serangan ke Mekkah, Sebut Houthi Teroris
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.12