Sempat Tolak IMF, Prabowo Tegaskan RI Tak Mau Banyak Ngutang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintahannya untuk mengurangi ketergantungan APBN terhadap pinjaman asing. Dalam penutupan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Jombang, Jawa Timur, Prabowo menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan penghematan sebesar Rp 200-300 triliun per tahun, yang akan dialokasikan langsung ke program yang menjangkau masyarakat. Jika memang diperlukan pinjaman, pemerintah hanya bersedia menerima tawaran dengan bunga rendah.
Pemerintah juga sempat menolak tawaran pinjaman dari International Monetary Fund (IMF). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat mendapatkan tawaran pinjaman dari World Bank dan IMF senilai US$25-30 miliar untuk mengamankan fiskal Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi akibat perang. Namun, Purbaya menolak karena menilai Indonesia masih memiliki cadangan devisa hampir US$25 miliar yang cukup untuk kebutuhan domestik.
Penolakan tersebut mendapat respons negatif dari pihak World Bank dan IMF, yang khawatir kehilangan potensi pendapatan dari bunga utang. Purbaya menekankan bahwa kebijakan fiskal harus dirancang dengan baik dan dampaknya dipertimbangkan secara mendalam, bukan sekadar diperkirakan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 12.25
RI Tolak Tawaran Utang IMF, Prabowo: Kita Tak Mau Banyak Pinjam Uang!
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.39
Prabowo Target Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Hemat Rp 100 Triliun
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.20
Prabowo Ungkap Indonesia Tolak Tawaran Pinjaman IMF: Masih Bisa Tanpa Utang
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.50
290 BUMN Rugi Ditutup, Prabowo: Kita Hemat Rp 50 Triliun!
Berita terkait
Bos IMF Warning Guncangan Harga Energi Belum Berakhir!
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 20.45
Prabowo Ungkap Ratusan Triliun Hasil Penghematan Anggaran Dipakai Bantu Rakyat Miskin
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 06.27
Di Muktamar NU, Prabowo Sebut Korupsi Bikin Kekayaan RI Lari ke Luar Negeri, Klaim Hemat Ratusan Triliun
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.15
Prabowo Sebut Bisa Hemat Ratusan Triliun, Digunakan Bantu Rakyat Paling Miskin
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.08