Siap-Siap! 1 Januari 2027 Komoditas Ekspor Lewat DSI Bakal Ditambah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perluasan skema ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) mulai 1 Januari 2027. Saat ini, tiga komoditas dikelola DSI: batu bara, kelapa sawit (CPO), dan ferro alloy. Dengan perluasan ini, jenis komoditas yang dikawal akan bertambah. Kebijaran ini bertujuan menertibkan tata kelola perdagangan luar negeri dan mencegah praktik manipulasi laporan ekspor yang merugikan negara.
Prabowo menyatakan praktik under-invoicing dan transfer pricing selama lebih 30 tahun menyebabkan kehilangan negara mencapai US$ 908 miliar (sekitar Rp 15.000 triliun) dalam 34 tahun. Praktik ini dilakukan dengan cara melaporkan ekspor lebih sedikit dari yang sebenarnya, misalnya ekspor 100 ton dilaporkan hanya 50 ton. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah akan menerapkan sistem ekspor satu pintu berbasis DSI yang memungkinkan pemantauan transaksi secara transparan.
Sistem ini diharapkan meningkatkan penerimaan negara setidaknya 30% dan mengamankan komoditas strategis serta mineral kritis nasional dari penyelewengan. Prabowo menegaskan penutupan celah kebocoran ini sebag sebagai kewajiban konstitusional pemerintah untuk memastikan kekayaan alam Indonesia dikelola optimal demi kemakmuran rakyat.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Bilang RI Kehilangan Rp15.000 T Gegara Praktik Kotor 34 Tahun
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.40
DSI Petakan Potensi Kebocoran Ekspor, Transaksi USD5 Miliar Masih Diperiksa
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.35
DSI Bongkar 6.500 Transaksi Ekspor, Telusuri Potensi Under Invoicing
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 21.45
Dasco: Peraturan soal Bursa Mineral Harus Rampung Tahun Ini
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 08.12