Sistem Air di 7 Negara Bagian Terganggu, AS Tuding Iran Lancarkan Serangan Siber
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serangan siber mengganggu sistem air di setidaknya tujuh negara bagian di AS, termasuk Minnesota dan Michigan, memaksa beberapa perusahaan utilitas beralih ke operasi manual. FBI mengonfirmasi insiden di minimal tujuh negara bagian. Di Minnesota, lebih dari 30 sistem air komunitas terpengaruh. Pejabat AS dan sumber yang mengetahui insiden tersebut menyelidiki kemungkinan keterlibatan peretas Iran, namun belum ada keterpastian karena pelaku mungkin saja menyamar sebagai aktor Iran untuk memprovokasi konflik AS-Iran. Semua sistem dilaporkan masih beroperasi secara aman dan tidak ada dampak terhadap kesehatan masyarakat.
Presiden Trump menolak menyalahkan Iran dan justru menyalahkan negara bagian Minnesota serta Gubernur Tim Walz atas ketidakkompetenan. Sebagai tanggapan, Walz menyatakan pemerintahan Trump telah melemahkan Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur federal (CISA) sehingga membuat AS lebih rentan terhadap serangan siber.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 10.36
Iran Bantah Minta AS Setop Serangan, Tegaskan Tak Ada Deal Selat Hormuz
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 11.30
Iran Murka AS Gunakan Isu Selat Hormuz Sebagai Dalih Aksi Militer
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.40
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi dan UEA Siap Dibuat Menderita
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 17.40
Perang AS-Iran Makin Melebar, Teheran Warning NATO
Berita terkait
Ini Alasan Iran Bikin Sayembara Bunuh Tentara AS Dapat Rp534 Juta dan Rp1 Miliar bagi Kontestan Perempuan
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 06.10
Serangan Siber Sasar Sistem Pajak Prancis, 678.000 Pengguna Terdampak
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 02.15
AS Kirim Kapal Induk Lain ke Timur Tengah Usai Petaka Abraham Lincoln, Ada Apa?
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 04.06
Trump Disebut 'Bercanda' Soal Klaim Selat Hormuz Jadi Wilayah AS, Benarkah?
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 18.58