Skandal Penerimaan Mahasiswa Unsoed: KPK Ungkap Peran Guru Jadi Pengepul Kursi Jalur Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap skandal suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed melibatkan guru sebagai pengepul. Tarif kursi berkisar Rp50 juta hingga Rp500 juta per calon mahasiswa. Guru mengkoordinasikan siswa dan berkomunikasi dengan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto melalui WhatsApp. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 20 Agustus 2026, KPK menetapkan 6 orang tersangka yaitu Rektor Unsoed, Eko Sumanto, dan oknum guru. Skandal ini menyoroti korupsi dalam proses seleksi mahasiswa di universitas tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.51
Foto: Rompi Oranye dan Tangan Diborgol, Rektor Unsoed Ditahan KPK
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 08.42
KPK: Rektor Unsoed Minta Orang Tua Calon Maba Fakultas Kedokteran Siapkan Rp650 Juta
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 08.40
KPK: Dugaan Pemerasan Rektor Unsoed Tak Hanya ke Calon Mahasiswa FK
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.23
Tampang Rektor Unsoed Kini Pakai Rompi Oranye KPK
Berita terkait
KPK Beberkan Tiga Klaster Korupsi yang Jerat Rektor Unsoed sebagai Tersangka
JawaPos · 22 Agustus 2026 pukul 08.16
Saat Korupsi Masuk Kampus, KPK Bongkar Pemerasan Kursi Maba di Unsoed
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.00
Termasuk Rektor dan Warek, Ini Daftar Nama Enam Tersangka Kasus Korupsi Unsoed
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.30
Ada Peran Guru Pengepul Mahasiswa Baru Masuk Unsoed, Bayar Rp50-500 Juta
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.47