Skandal Penerimaan Mahasiswa Unsoed: KPK Ungkap Peran Guru Jadi Pengepul Kursi Jalur Mandiri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap skandal suap penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri Unsoed melibatkan guru sebagai pengepul. Tarif kursi berkisar Rp50 juta hingga Rp500 juta per calon mahasiswa. Guru mengkoordinasikan siswa dan berkomunikasi dengan Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto melalui WhatsApp. Dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 20 Agustus 2026, KPK menetapkan 6 orang tersangka yaitu Rektor Unsoed, Eko Sumanto, dan oknum guru. Skandal ini menyoroti korupsi dalam proses seleksi mahasiswa di universitas tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 Agustus 2026 pukul 23.30
KPK Ungkap Mahasiswa Baru Unsoed Bayar Fantastis, Siapa Mereka?
Liputan6.com · 23 Agustus 2026 pukul 18.16
KPK Sebut Kasus Rektor Unsoed Jadi Ancaman Serius Pendidikan Indonesia
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 06.00
Perkara Rektor Unsoed Palak Calon Maba Bikin Geleng-geleng Kepala
Berita terkait
Usut Kasus Dugaan Jual-Beli Kursi, KPK Panggil Guru Besar Unsoed, Warek, hingga Dosen
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 17.07
KPK Duga Guru SMA di Tasikmalaya jadi Koordinator Pengepul Calon Mahasiswa Baru Unsoed
JawaPos · 11 September 2026 pukul 21.15
KPK Ungkap Peran Guru SMA dalam Kasus Korupsi Rektor Unsoed
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.41
KPK sita dokumen penitipan calon maba Unsoed usai geledah enam lokasi
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 17.24