Sosok Lampri, Dirjen Pengendalian Tanah dan Ruang ATR yang Ditangkap KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4220381/original/075598900_1667986895-image__35_.jpg)
Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Lampri, ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jabodetabek. Operasi ini melibatkan 17 orang, termasuk pejabat seperti Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang dan Kepala Kantor Pertanahan Tangerang Tardi. Dugaan kasus ini berkaitan dengan pengurusan hak guna bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor dan penerimaan tidak sah. KPK juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan asing, yang dikemas dalam boks, kardus, hingga sekitar 20 koper dengan perkiraan nilai ratusan miliar rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 September 2026 pukul 00.16
KPK juga Tangkap Politikus Golkar Fahd A Rafiq dalam OTT Dirjen Kementerian ATR/BPN
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 23.57
KPK Tangkap Fahd Arafiq dan Arif Sugiyanto dalam OTT Kasus HGB
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 23.52
OTT di Lingkungan Kementerian ATR/BPN Terkait HGB Summarecon
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 23.52
KPK Sebut OTT Pejabat ATR/BPN Berkaitan dengan Pengurusan HGB di Bogor
Berita terkait
OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN Terkait Pengurusan HGB
kumparan · 14 September 2026 pukul 23.49
KPK Amankan 17 Orang dalam OTT di Jabodetabek, Dirjen Kementerian ATR/BPN Turut Dibekuk
JawaPos · 14 September 2026 pukul 23.45
OTT di Lingkungan ATR/BPN, KPK Sita 20 Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Rupiah
kumparan · 14 September 2026 pukul 23.42
KPK Tangkap Dirjen ATR/BPN dan 2 Kepala Kantah dalam OTT
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 23.41