SP JICT Dorong Pelindo Pimpin Transformasi Ketenagakerjaan Pelabuhan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal (SP JICT) meminta PT Pelindo (Persero) menjadi pelopor transformasi ketenagakerjaan di sektor pelabuhan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum SP JICT, Bayu Saptari, sebagai respons terhadap Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya. Bayu menyatakan bahwa transformasi pascamerger Pelindo kini harus fokus pada manusia, dengan peran kolaboratif antara Pelindo dan serikat pekerja dalam merumuskan model ketenagakerjaan yang adil, realistis, dan berkelanjutan. Regulasi tersebut mengatur jenis pekerjaan yang dapat dialihdayakan serta memperkuat perlindungan pekerja dengan memberikan periode penyesuaian. Pelindo diharapkan dapat melakukan pemetaan dan evaluasi penerapan tenaga kerja alih daya dengan mempertimbangkan karakter pekerjaan, kompetensi, keselamatan, kebutuhan operasional, regulasi, dan keberlanjutan perusahaan. Transformasi ini tidak hanya soal outsourcing, tetapi pembangunan sistem ketenagakerjaan yang menjaga produktivitas, keselamatan operasi, serta memberikan perlindungan dan arah masa depan yang jelas bagi pekerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 30 Agustus 2026 pukul 10.57
SP JICT Dorong Pelindo Pimpin Transformasi Ketenagakerjaan Pelabuhan
Berita terkait
Kemnaker Terus Menyesuaikan Regulasi Ketenagakerjaan untuk Hadapi Dinamika Dunia Kerja
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 20.26
Kemnaker Rombak Aturan Pekerja Informal dan Outsourcing
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 20.30
Peringatan Bill Gates: AI Bisa Jadi Alat Pemerataan atau Sumber Ketidakadilan
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.08
Pelabuhan Pelindo di NTT Berangsur Normal, Pemulihan Maumere Dipercepat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.15