Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Staf Bocorkan Data Kasus Bupati Pemalang, KPK Susun Protap Dokumen Rahasia

Kasus pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro melibatkan staf administrasi KPK, Setya Budi Dias Oktavianto, yang membocorkan informasi rahasia kepada ayahnya, Lilik Budi Suprianto. KPK menetapkan empat tersangka: Anom Widiyantoro, Mohamad Haris, Lilik Budi Suprianto, dan Setya Budi Dias Oktavianto. Bocoran data digunakan untuk memeras Anom, yang kemudian memeras bawahannya hingga mengumpulkan Rp 1,9 miliar, dengan Rp 1,2 miliar disetorkan kepada Lilik.

Menanggapi kejadian ini, KPK melakukan evaluasi internal dan menyusun prosedur tetap (protap) khusus dokumen rahasia untuk membatasi akses hanya bagi pihak berkepentingan. Plt Direktur Penyidikan Achmad Taufik menyatakan protap ini bertujuan meminimalkan kebocoran data. Penyidikan mendalami apakah ada pengurusan perkara lain oleh Setya selain kasus Bupati Pemalang.

Saat ini, fokus penyidikan masih di Kabupaten Pemalang, dengan pembaruan informasi menyusul. Kasus ini menyoroti pentingnya keamanan informasi dalam lembaga penegak hukum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait