Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Subsidi BBM Bebani APBN, Reformasi Energi Makin Mendesak

Subsidi BBM dan energi di Indonesia mencapai Rp 233 triliun pada Juni 2026, diperkirakan mencapai Rp 526 triliun pada 2027 akibat lonjakan harga minyak dan lemahnya nilai tukar. Ketergantungan impor energi membuat subsidi rentan terhadap volatilitas global. Penyaluran subsidi masih 42% tidak tepat sasaran, mengorbankan anggaran pembangunan. Ekspert menyarankan reformasi dari subsidi komoditas ke subsidi orang dengan kompensasi Rp200.000/bulan untuk rumah tangga LPG 3 kg. Subsidi listrik paling tepat sasaran, sementara Indonesia perlu ketahanan energi dengan sumber terbarukan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait