Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Subsidi BBM Cs Tidak Tepat Sasaran, Begini Data Ekonom

Subsidi energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM), dinilai belum tepat sasaran karena sebagian besar konsumsi BBM bersubsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu. Direktur Kolaborasi Internasional Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Imaduddin Abdullah menyatakan bahwa ketidaktepatan sasaran menjadi salah satu alasan pemerintah perlu membatasi konsumsi BBM jenis Pertalite. Menurutnya, konsumsi domestik merupakan aspek yang dapat dikendalikan pemerintah untuk mengurangi besarnya subsidi energi.

Berdasarkan data yang dimiliki INDEF, kelompok masyarakat pada desil 9 dan desil 10 (kelas menengah atas) menyumbang sekitar 42% dari total konsumsi BBM bersubsidi. Hal ini menunjukkan bahwa hampir setengah dari konsumsi BBM bersubsidi justru didomin oleh kelompok yang relatif mampu, sehingga tidak sesuai dengan tujuan subsidi yang seharusnya ditujukan untuk membantu kelompok tidak mamp.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) masih mengkaji kendaraan yang akan dibatasi dalam penggunaan Pertalite. Direktur Jenderat Migas Laode Sulaeman menyatakan bahwa spesifikasi kendaraan yang akan dibatasi belum ditetapkan dan masih dalam proses pembahasan. Pihaknya menyatakan bahwa keputusan akhir akan diumumkan setelah pertemuan antara Menteri ESDM dan Menteri Keuangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait