Sumber Arab Saudi Sebut Serangan di Irak Targetkan Milisi yang Didukung Iran, Bukan Negara Irak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang pejabat senior Arab Saudi menyatakan bahwa serangan militer terbaru di Irak hanya menargetkan milisi yang didukung Iran, yang didakwa bertanggung jawab atas serangan drone terhadap fasilitas minyak dan infrastruktur penting di Arab Saudi. Serangan ini tidak ditujukan kepada pemerintah atau rakyat Irak. Operasi dilakukan setelah jalur diplomatik dan politik habis, dengan Arab Saudi menunjukkan pengekangan selama berbulan-bulan.
Pejabat itu menekankan bahwa aksi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan milisi yang mengancam keamanan Kerajaan dan menargetkan infrastruktur sipil serta ekonomi. Milisi ini merugikan kepentingan Irak dengan menggunakan wilayahnya untuk menyerang negara tetangga. Arab Saudi menegaskan kembali komitmen untuk mempertahankan hubungan kuat dengan Irak dan rakyatnya.
Selain itu, upaya sejumlah pihak untuk mengobarkan ketegangan sektarian pasca-serangan ditolak, dan Arab Saudi menegaskan operasi terbatas pada milisi yang menjadi ancaman langsung.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 14.58
MBS Telepon Trump Sebelum AS Batal Serang Iran
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 13.34
Tokoh-tokoh Yordania Serukan Pasukan AS Angkat Kaki!
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 06.00
Telepon MBS di Balik Trump Tunda Serangan ke Iran
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 18.45
Trump Telpon Pangeran MBS sebelum Batalkan Serangan ke Iran
Berita terkait
Mojtaba Yakin Iran Jadi Negara Adidaya, Ini 4 Alasannya
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 01.10
Digoyang dari Dalam, Iran Tangkap 8 Terduga Jaringan Pro-Monarki
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 23.30
PM Israel Benjamin Netanyahu: Iran Mencoba Membunuh Anak Saya!
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 07.42
Tangan Kanan Mojtaba: Militer dan Politik Iran Terus Bertransformasi
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 15.29