Jakarta · Sabtu, 15 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Defisit Neraca Perdagangan Indonesia Berlanjut di Juni 2026, Angkanya Capai USD450 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan neraca perdagangan Indonesia kembali defisit pada Juni 2026 sebesar USD450 juta. Defisit ini melanjutkan defisit Mei 2026 yang mencapai USD1,61 miliar, sekaligus mengakhiri surplus neraca perdagangan yang bertahan 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020.

Defisit Juni 2026 terutama disebabkan oleh defisit komoditas migas sebesar USD3,49 miliar, dengan penyumbang utama berupa hasil minyak dan minyak mentah. Sementara itu, neraca perdagangan non-migas mencatat surplus sebesar USD3,04 miliar, ditopang oleh lemak dan minyak hewani/nabati (HS15), bahan bakar mineral (HS27), serta besi dan baja (HS72).

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menyampaikan data ini dalam rilis resmi di Jakarta pada Senin, 3 Agustus 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait