Presiden Prabowo Didesak Evaluasi Menteri Terkait Celah Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil meminta Presiden Prabowo Subianto segera mengevaluasi jajaran menterinya. Evaluasi diperlukan untuk memastikan kebijakan dan kedekatan para menteri tidak membuka celah korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Nasir menekankan evaluasi mendesak akibat beberapa kasus hukum pejabat penyelenggara negara. Ia menyoroti komitmen Prabowo pemberantasan korupsi serta peringatan keras kepada pembantunya untuk berhati-hati. KPK menyelidiki dugaan korupsi di Kementerian ATR/BPN, dengan tersangka Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq yang kini menjadi tersangka ketiga. Menteri Keuangan Suahasil Nazara berkomitmen koordinasi ekonomi, sementara Presiden memuji kerja keras Kabinet Merah Putih hingga kelelahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 15 September 2026 pukul 15.02
OTT Dirjen ATR/BPN, DPR Desak KPK Bongkar Tuntas Dugaan Suap Pengurusan HGB
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.55
Wamen ATR Ungkap Arahan Nusron Usai Dirjen-4 Orang Kepercayaan Jadi Tersangka
JawaPos · 16 September 2026 pukul 16.45
Penyidikan Kasus Suap HGB Summarecon: KPK Belum Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
Detik.com · 16 September 2026 pukul 16.34
Nusron Wahid 2 Hari Tak Hadiri Rapat di DPR, Wamen Ossy Buka Suara
Berita terkait
Kasus Suap HGB Summarecon: DPR Minta Penindakan tanpa Pandang Bulu
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.41
OTT di BPN Bogor, DPR Minta KPK Bongkar Jaringan Jual Beli HGB
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.33
Eks Pimpinan KPK Usul DPR Bentuk Komite Pengawas Perampasan Aset
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.20
MAKI: KPK Dapat Menjemput Paksa Dua Anggota DPR Tersangka Kasus CSR BI
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 09.39