Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Terungkapnya Penyebab Kematian Sutrimo

Tim forensik menyimpulkan Sutrimo (42 tahun) meninggal karena penyakit jantung iskemik. Dari hasil ekshumasi 19 hari setelah ditemukan jiwa dan autopsi tidak ditemukan tanda kekerasan atau benda tajam/tumpul. Pemeriksaan toksikologi tidak menemukan pestisida, alkohol, arsen, maupun sianida, namun ditemukan kafein dalam organ tubuh. Temuan patologis mencakup Frank's sign, lemak abdomen tebal, serta dinding arteri koroner menebal dengan penebalan lumen sekitar 75%. Edema paru akut menyebabkan busa putih dari mulut dan hidung. CCTV merekam pergerakan Sutrimo sejak 21.20 WIB Rabu hingga 08.53 KI Jumat, namun ada rentang 3 jam tak tercakup di area Klinik Mordent. Polisi belum menemukan bukti tindak pidana, hasil ekshumusi menjadi salah satu bukti utama dalam penyidikan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait