Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Tren Kemiskinan Nasional 8,07 Persen, DIY Catat Penurunan Tertinggi di Pulau Jawa

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Indonesia periode Maret 2026, dengan angka nasional mencapai 8,07 persen. Di antara provinsi-provinsi, Daerah Istimewa Yogyakarta mencatatkan penurunan tertinggi di Pulau Jawa, yakni sebesar 0,38 persen poin. Meski demikian, Yogyakarta masih menjadi provinsi dengan tingkat kemiskinan tertinggi di pulau, dengan persentase 9,70 persen atau setara dengan 408.870 jiwa penduduk miskin. Penurunan ini mewakili pengurangan sebanyak 13.900 jiwa dibandingkan periode September 2025.

Penurunan kemiskinan di Yogyakarta terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Di perkotaan, persentase penduduk miskin turun menjadi 9,55 persen, sementara di perdesaan mencapai 10,18 persen. Menurut Pelaksana Tugas Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih, penurunan ini didorong oleh program penanganan kemiskinan dari pemerintah pusat dan daerah yang semakin tepat sasaran. Intervensi sosial yang dilakukan dianggap berhasil menyentuh akar permasalahan utama, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Secara nasional, angka kemiskinan sebesar 8,07 persen menunjukkan adanya ruang untuk perbaikan, terutama di wilayah dengan tingkat kemiskinan di atas rata-rata. Upaya yang dilakukan di Yogyakarta dapat menjadi referensi bagi provinsi lain untuk mengoptimalkan strategi penanganan kemiskinan agar lebih efektif dan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait