Trump Beri Sinyal "Manja" ke Kim Jong Un, Korsel Bakal Dikorbankan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan sinyal bahwa ia ingin mendekatkan hubungan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sehari setelah memerintahkan Pentagon untuk mengurangi latihan militer bersama AS dan Korea Selatan. Trump menyatakan bahwa Kim telah merespons upayanya untuk kembali membuka komunikasi, meskipun tidak merinci bentuk atau isi respons tersebut. Ia juga menyebut latihan militer tersebut terlalu mahal dan mengirimkan sinyal yang tidak pantas kepada Korea Utara yang, menurutnya, tidak mengancam selama masa kepresidenannya.
Beberapa analis mengaitkan langkah Trump ini dengan upaya mengalihkan perhatian dari kesulitan dalam perang Iran. Victor Cha dari CSIS menyatakan bahwa Korea Utara kemungkinan akan menunggu dan bersabar sebelum memberikan respons. Sementara Andrew Yeo dari Brookings Institution menilai bahwa pertemuan baru antara Trump dan Kim tetap menguntungkan bagi Kim, terutama dari segi reputasi, meskipun posisinya kini lebih kuat berkat dukungan Rusia dan China.
Sejak pertemuan terakhir Trump dan Kim pada 2019, hubungan keduanya tidak berkembang secara signifikan. Pada 2018, Trump pernah menghentikan latihan militer besar untuk mendorong dialog, namun upaya tersebut tidak memberikan banyak keuntungan. Kim Yo Jong, saudara Kim, pernah memperingatkan bahwa penggunaan hubungan pribadi antara kakak dan Trump untuk mengakhiri program nuklir akan dianggap ejekan. Selain itu, Korea Utara kini semakin erat dengan Rusia, termasuk dalam konteks konflik di Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.51
Trump Klaim Bakal Temui Kim Jong Un Tahun Ini
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 07.41
Trump Kembali Ingin Temui Kim Jong Un, Pertemuan Ditargetkan November di China
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 01.01
Trump Ungkap Rencana Temui Kim Jong-un Tahun Ini: Jalin Hubungan-Bahas Nuklir
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 17.30
Serangan Cepat Selalu Gagal, Trump Fokus Strategi Mencekik Iran Perlahan-lahan
Berita terkait
Trump Pamer Kontak Kim Jong Un, Adiknya Langsung Bilang Begini
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.40
Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong Un, Janji Kurangi Latihan Militer di Korsel
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 03.52
2 Opsi Trump untuk Iran: Membiarkan Ekonomi Terpuruk atau Menyerang
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 15.58
Trump Akui Lebih Pilih Deal dengan Iran: Saya Tak Ingin Bunuh Orang
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 10.13