Trump Mengaku Komunikasi dengan Kim Jong Un, Janji Kurangi Latihan Militer di Korsel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Donald Trump mengaku telah berkomunikasi dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, sehari setelah mengumumkan rencana pengurangan intensitas latihan militer bersama Korea Selatan. Trump menyampaikan bahwa Kim Jong Un merespons permintaan Gedung Putih untuk melakukan pembicaraan, namun tidak merinci isi komunikasi tersebut. Pengumuman pengurangan latihan militer disampaikan hanya beberapa jam sebelum latihan tersebut dijadwalkan dimulai, dengan alasan hubungan baik dengan Kim Jong Un dan minimnya dukungan Korea Selatan terkait isu Iran.
Keputusan ini menuai kritik karena dianggap Trump lebih memprioritaskan kepentingan Korea Utara dibanding sekutu. Trump menepis kritik tersebut, menegaskan pendekatannya justru membuat kondisi global lebih aman. Ia menyatakan dirinya dan Kim Jong Un saling memahami, serta pernah bertemu dua kali penting untuk berbincang dan menghabiskan waktu.
Sebelumnya, pejabat pemerintahan Trump sempat mendiskusikan rencana pertemuan antara Trump dan Kim Jong Un saat kunjungan ke Asia pada Oktober lalu. Komunikasi ini merupakan lanjutan upaya awal Trump pada awal 2025 yang sempat tidak mendapat respons karena dilaporkan Korea Utara menolak menerima surat tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 21.10
Trump Mau Temui Kim Jong Un, Hubungan AS-Korsel di Ujung Tanduk?
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Beri Sinyal "Manja" ke Kim Jong Un, Korsel Bakal Dikorbankan?
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 01.01
Trump Ungkap Rencana Temui Kim Jong-un Tahun Ini: Jalin Hubungan-Bahas Nuklir
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 17.30
Serangan Cepat Selalu Gagal, Trump Fokus Strategi Mencekik Iran Perlahan-lahan
Berita terkait
Trump Pamer Kontak Kim Jong Un, Adiknya Langsung Bilang Begini
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 20.40
Trump Klaim Bakal Temui Kim Jong Un Tahun Ini
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 04.51
Trump Ancam Ledakkan Iran Usai Negosiasi Buntu
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 16.41
Trump Bikin Iran Makin Panas, Harga Minyak Tembus US$ 103 per Barel
Detik.com · 30 September 2026 pukul 11.39