Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Buat Gebrakan Baru, Siapkan "Perang Ekonomi" Terbesar di Dunia

Presiden Trump mengancam Iran dengan "perang ekonomi paling menghancurkan" melalui Operation Economic Fury. Ia menyatakan Iran telah gagal memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kesepakatan dengan Washington. Trump menuding kemampuan militer Iran rusak, mata uang tidak bernilai, dan rezim bergantung pada seutas benang. Ia memperingatkan negara yang membantu Tehran akan menghadapi sanksi ekonomi besar, termasuk penutupan saluran penyelundupan minyak, jalur pertukaran mata uang, hingga perusahaan front. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menuduh Washington meningkatkan tekanan sanksi sebagai hambatan negosiasi. Efektivitas tekanan AS dipengaruhi oleh dukungan China, yang memiliki hubungan ekonomi mendalam dengan Iran. Data Lloyd's List Intelligence menunjukkan trafik kapal di Selat Hormuz menurun menjadi 73 transit per minggu, jauh dari normal sebelum konflik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait