Trump Umumkan Perang Ekonomi Terbesar terhadap Iran, Negara Mitra Dagang Diancam Sanksi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan operasi ekonomi paling keras pernah diberlakukan terhadap Iran pada Rabu (20/8). Kebijakan ini menambah tekanan ekonomi maksimal dan mengancam sanksi bagi negara yang tetap berhubungan dengan Teheran. Trump menilai Iran gagal manfaatkan kesempatan untuk mendapatkan kesepakatan dengan Washington, sehingga pemerintahannya memutuskan meningkatkan tekanan. Ia juga mengklaim angkatan militer Iran melemah secara signifikan. Trump meminta semua jalur ekonomi Iran dihentikan, termasuk penyelundupan minyak dan transfer uang. Pemerintah AS telah menjatuhkan sanksi pada perusahaan dan kapal yang membantu ekspor minyak Iran. Kebijakan baru berpotensi mempengaruhi perdagangan internasional karena sanksi sekunder dapat menghukum perusahaan global yang bekerja dengan Iran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 19.50
Trump: Negara yang Bantu Iran Bakal Hadapi Konsekuensi Ekonomi Berat
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 16.00
Trump Kembali Ancam Negara yang Bantu Iran, Konsekuensi Ekonomi Menanti
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.45
Donald Trump Umumkan Operasi Ekonomi Paling Menghancurkan untuk Mengisolasi Iran
Berita terkait
Merembet ke Tiongkok, Trump Ancam Bank China yang Kerja Sama dengan Iran
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.13
Tingkatkan Tekanan, AS Deklarasikan 'Economic D-Day' terhadap Iran
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 12.45
Menlu Iran Balas Ancaman Ekonomi Trump: Kebijakan Gagal, AS Akan Kalah
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 07.55
Trump Buat Gebrakan Baru, Siapkan "Perang Ekonomi" Terbesar di Dunia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.32