Trump Sebut Minyak Venezuela 'Hadiah' untuk Rakyat AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa minyak yang diperoleh melalui kesepakatan baru dengan Venezuela akan digunakan untuk mengisi kembali Cadangan Minyak Strategis Nasional (SPR) AS. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyebut pasokan ini sebagai 'hadiah' dari Venezuela bagi rakyat AS. Kesepakatan ini memberikan AS kendali mayoritas atas 65 miliar barel cadangan minyak Venezuela dan diharapkan berlangsung selama 25 tahun. Trump menuding bahwa cadangan SPR AS kosong karena kebijakan mantan Presiden Joe Biden, meskipun sebenarnya pengurangan cadangan terjadi akibat gangguan pasokan global dan kebijakan yang sama dilakukan baik di bawah pemerintahan Biden maupun Trump untuk merespons krisis seperti perang Rusia-Ukraina.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 12.41
Trump Klaim Kesepakatan Minyak Terbesar! AS Kini Sudah Dapat Kendali Mayoritas Minyak Venezuela
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 06.30
Trump Klaim AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela!
CNN Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.37
Trump Pakai Minyak Venezuela Isi Cadangan Strategis AS yang Menipis
Warta Ekonomi · 30 Agustus 2026 pukul 20.20
Kesepakatan Minyak Venezuela-AS Berlaku 25 Tahun, Produksi Ditargetkan Tembus 1,5 Juta Barel
Berita terkait
Sikap Venezuela Usai Trump Kuasai Sebagian Cadangan Minyak
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 06.15
Trump Kuasai Sebagian Minyak Venezuela, Presiden Rodriguez Tegaskan Kedaulatan
Detik.com · 30 Agustus 2026 pukul 12.37
Trump Umumkan AS Kuasai 65 Miliar Barel Minyak Venezuela
CNN Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 09.10
Trump Dapat Kendali 65 Miliar Barel Minyak Venezuela, Cadangan AS Berpotensi Melonjak
Liputan6.com · 29 Agustus 2026 pukul 09.00