Trump Sesumbar Mau Deklarasikan Selat Hormuz Sebagai Wilayah AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia akan segera mendeklarasikan Selat Hormuz sebagai bagian dari wilayah AS setelah kekalahan Iran. Pernyataan ini dibuat dalam rapat umum politik di New York pada 15 Agustus 2026, sebagaimana dilansir AFP. Trump, yang bersama Israel memulai agresi militer terhadap Iran pada 28 Februari dengan tujuan menghentikan program nuklir Iran, menyatakan bahwa Iran sedang menderita kekalahan besar.
Sebagai respons, Iran mengambil alih kendali de facto atas sebagian besar Selat Hormuz, jalur strategis untuk transit energi dan komoditas global. Hal ini memicu kebuntuan antara AS dan Iran. Iran membatasi akses pelayaran sipil di selat tersebut, sementara Angkatan Laut AS menerapkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran untuk menekan ekonomi negara itu. Trump mengklaim bahwa blokade tersebut telah berhasil, dengan menyatakan bahwa tidak ada kapal yang dapat melintas tanpa persetujuan AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 12.19
Anak Buah Trump Sebut Amerika Mampu Memblokade Iran Selamanya
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.29
Iran Sebut Trump Delusi karena Ingin Deklarasikan Selat Hormuz Wilayah AS
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 21.21
Trump Tak Peduli Diteriaki Sana-sini, DPR AS Emosi-Iran Bantah Keras
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 20.00
Trump Sebut Selat Hormuz Bakal Jadi Milik AS, Iran: Itu Kebohongan
Berita terkait
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Trump Emosi, Ancam Bom Negara Arab Kaya Ini Gegara Selat Hormuz-Iran
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 06.10
Halangi Pembukaan Selat Hormuz, Trump Ancam Bombardir Oman
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 19.53
Klaim Kuasai Selat Hormuz, Trump Dinilai 'Babak Belur' Perang Lawan Iran
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.34