Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Trump Siapkan "Bom" Baru, Dunia Tak Dibiarkan Tenang

Pemerintah AS di bawah Presiden Donald Trump tengah mempertimbangkan tarif baru terhadap semikonduktor dan produk teknologi yang menggunakan komponen chip, seperti laptop, server data center, dan perangkat keras gaming. Langkah ini dilatarbelakangi upaya mempercepat pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) untuk bersaing dengan China. Delapan sumber yang familiar dengan isu ini memberi tahu Politico bahwa rencana tarif masih dalam tahap awal dan bisa berubah signifikan dalam beberapa bulan. Penerapannya direncanakan dilakukan secara bertahap melalui periode peluncuran yang dibuat berjenjang. Tarif ini juga akan memberikan pengecualian bagi perusahaan yang membangun fasilitas manufaktur di dalam negeri AS. Pada Januari sebelumnya, pemerintahan Trump sudah menerapkan tarif 25% terhadap sejumlah chip AI tertentu. Sementara itu, tarif terhadap semikonduktor asal China yang saat ini berlaku sebenarnya telah diperkenalkan pada masa pemerintahan Presiden Joe Biden. Langkah terbaru Washington ini berlangsung ketika persaingan AS dan China dalam pengembangan AI makin sengit. Perusahaan-perusahaan China masih dapat mengakses chip buatan Nvidia meskipun pemerintah AS telah memberlakukan pembatasan ekspor yang ketat. Pengamat industri menilai akses ke kemampuan komputasi canggih melalui layanan cloud di luar negeri menjadi faktor penting yang memungkinkan model AI China terus meningkatkan kemampianya. Beberapa rancangan undang-undang sedang dibahas untuk menutup celah kebijakan ini, namun para pakar mengatakan masih ada hambatan sebelum aturan ini benar-benar berdampak.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait