Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Trump Tak Bantu Saudi, Houthi Janji Tak Akan Serang Kapal AS

Kelompok Houthi Yaman menegaskan tidak akan menyerang kapal AS di Laut Merah, menyusul laporan pembatalan rencana serangan AS oleh Presiden Donald Trump pada hari Minggu. Mohamed al-Bukhaiti, anggota biro politik Houthi, menyatakan kelompoknya tidak menargetkan AS kecuali musuhnya, Arab Saudi. Houthi juga menyatakan kemampuan untuk berperang di berbagai front jika ada negara yang terlibat dalam agresi terhadap Yaman bersama Arab Saudi. Serangan Houthi terhadap Arab Saudi akan terus berlanjut hingga Riyadh mengakhiri blokade yang berlangsung satu dekade terhadap wilayah yang dikuasai Houthi dan membuka akses kapal ke pelabuhi Laut Merah yang dikuasai kelompok tersebut. Setelah itu, Houthi siap untuk bernegosiasi. Sebelumnya, Trump mempersingkat akhir pekan di Camp David dan kembali ke Gedung Putih setelah berdiskusi dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Gedung Putih tidak memberikan penjelasan tentang kepulangan lebih awalnya. Pada hari Minggu, AS memperingatkan konflik militer di Yaman berpotensi meningkat tajam setelah serangan rudal pertama yang menyasar Riyadh sejak perang mulai dilaporkan. Ledakan terdengar di ibu kota Arab Saudi, dan sebuah tangki bahan bakar Aramco terbakar akibat serangan yang diduga ditujukan ke bandara Riyadh. Departemen Luar Negeri AS memperingatkan warga AS untuk mempertimbangkan kembali rencana perjalanan ke dan melalui kawasan Timur Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait