Trump Tunda Pemberlakuan Tarif 50 Persen Produk Kanada
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunda pemberlakuan tarif 50 persen terhadap produk Kanada yang seharusnya mulai berlaku pada 19 Agustus 2025. Dalam pernyataannya di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa AS dan Kanada telah mencapai kesepakatan, sekaligus menyinggung kemungkinan proyek jalur pipa Keystone XL dibangun kembali. Tarif yang ditunda ini akan mencakup berbagai komoditas seperti produk susu, minuman beralkohol, furnitur, pakaian, peralatan industri, dan plastik, dengan total nilai impor sekitar 20 miliar dolar AS atau sekitar lima persen dari total impor AS dari Kanada pada 2024. Trump mengandalkan Pasal 338, undang-undang perdagangan dari tahun 1930-an, yang belum pernah digunakan sebelumnya untuk menerapkan tarif secara massal. Langkah ini diperkirakan akan menghadapi tantangan hukum, namun Trump dapat menerapkannya sebelum pengadilan memberikan putusan akhir. Berbeda dengan kebijakan tarif sebelumnya, ketentuan ini tidak memberikan pengecualian bagi produk yang memenuhi ketentuan Perjanjian AS-Meksiko-Kanada (USMCA).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.54
Tampil Lagi di Publik, Melania Trump Sindir Isu Spekulasi Keterasingannya
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 13.45
Donald Trump Tunda Pemberlakuan Tarif 50% terhadap Kanada
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.05
Trump Kibarkan Perang Dagang ke Mitra Strategis AS, Tarif 50% Menanti
SINDOnews · 17 Agustus 2026 pukul 21.35
Ejek Trump, Iran: Selat Hormuz Tak Bisa Direbut dengan Ciutan dan Pidato Kampanye
Berita terkait
Tolak Klaim Presiden Trump, PM Carney Sebut Masyarakat Kanada akan Tetap Menyebut Danau Ontario
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 14.10
Presiden Trump Tandatangani Perintah Eksekutif untuk Mengubah Danau Ontario Menjadi Danau Amerika
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 11.00
Sesama Sekutu NATO tapi Musuhan, Kanada Akui Sudah Bersiap Jika Diinvasi AS
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 06.50
Kanada Dekati Uni Eropa, Perang Tarif Trump Mengancam!
Media Indonesia · 18 September 2026 pukul 04.10