Trump Yakin Bisa Segera Berdamai dengan Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme bahwa kesepakatan terkait Selat Hormuz dapat tercapai dalam beberapa hari ke depan, sekaligus menegaskan penolakannya terhadap biaya layanan bagi kapal yang melewati jalur tersebut. Negosiasi antara Iran dan Oman sedang berkembang, dengan rencana agar kapal masuk melalui jalur yang dikendalikan Iran dan keluar melalui jalur yang dikelola Oman, sekaligus dikenakan biaya keamanan dan pelestarian lingkungan. Kesepakatan ini berpotensi membuka kembali lalu lintas minyak yang terganggu akibat konflik, sekaligus dikaitkan dengan pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Harga minyak mentah Brent turun 1,2% menjadi US$78,43 per barel seiring harapan akan pemulihan jalur pelayaran strategis. Sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam dunia biasanya melewati Selat Hormuz, namun aktivitas pelayaran menyusut drastis sejak konflik dimulai. Para pejabat kawasan menegaskan bahwa negosiasi masih berlangsung dan bentuk akhir kesepakatan dapat berubah. Iran membantah sedang bernegosiasi dengan AS dan hanya melakukan pembicaraan dengan Oman.
Di sisi lain, Angkatan Darat AS dilaporkan telah menghabiskan sebagian besar persediaan rudal jarak jauh seperti ATACMS dan PrSM selama lima bulan perang melawan Iran. Penggunaan rudal presisi ini menimbulkan kekhawatiran akan kesiapan militer AS menghadapi ancaman dari negara lain seperti Rusia dan Cina. Meskipun industri pertahanan AS mengalami produksi rekor, analis khawatir stok tetap tidak mencukupi jika konflik berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.05
Trump Beri Ultimatum Baru ke Iran: Pilih Kesepakatan atau 'Dipenggal'!
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 13.49
Dilema Trump Melawan Iran: Terjebak dalam Perang Tanpa Jalan Keluar yang Jelas
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 05.39
AS Kehilangan Pegangan di Perang Iran, Trump Maju Kena-Mundur Kena
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 20.30
Trump Beri 2 Pilihan ke Iran, Buka Selat Hormuz atau Hadapi Serangan Besar-besaran
Berita terkait
Trump Klaim AS Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 09.44
Trump Ultimatum Iran: Ini Kesempatan Terakhir Sebelum 'Pemenggalan'!
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.20
Iran Bantah Negosiasi dengan AS, Trump Marah dan Beri Ultimatum
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 23.45
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27