Tucker Carlson Desak Donald Trump Dicopot terkait Ancaman Nuklir ke Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komentator konservatif mantan Fox News, Tucker Carlson, menyerukan agar Presiden Donald Trump segera dicopot dari jabatannya. Hal ini disampaikan dalam program The Tucker Carlson Show pada Jumat, 28 Agustus. Carlson menyatakan kekhawatirannya terhadap kemungkinan penggunaan senjata nuklir oleh Amerika Serikat dalam konflik dengan Iran. Ia menilai bahwa setiap pemimpin yang menyarankan penggunaan pertama senjata nuklir kehilangan hak untuk memimpin. Carlson juga menuduh bahwa diskusi terkait penggunaan senjata nuklir taktis telah terjadi di Pentagon dan mengklaim Trump memberi isyarat bahwa senjata nuklir dapat digunakan melawan Iran. Pernyataan ini mencerminkan keretakan semakin lebar antara Carlson dan Trump, terutama terkait kebijakan luar negeri dan potensi konflik dengan Iran. Pada Juni sebelumnya, Carlson mengumumkan pengundurannya dari Partai Republik dan berencana membantu membangun partai ketiga. Sementara itu, ketegangan antara Washington dan Teheran tetap tinggi, dengan Trump berulang kali memperingatkan bahwa Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir. Walaupun pada April Trump pernah menyatakan tidak perlu menggunakan senjata nuklir, laporan menunjukkan opsi militer tetap terbuka. Hingga kini, pihak Gedung Putih belum memberikan komentar resmi terkait pernyataan Carlson.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.24
Iran Bantah Rencana Bunuh Putra Bungsu Trump: Tipu Muslihat Netanyahu!
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 11.31
Profil Scott Bessent: Menkeu AS Sesumbar Akan Runtuhkan Rezim Iran, Ternyata Gay
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 07.05
Ngeri! Balas Sanksi AS, Iran Ancam Kiamat Minyak dan Bom Nuklir
Berita terkait
Negosiasi Damai Mandek, Trump Serukan Iran Menyerah!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.55
Iran Tegaskan AS Wajib Membayar Ganti Rugi Penuh Dampak Sanksi Sepihak
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 08.00
Akankah Iran Mundur dari Perjanjian Nonproliferasi Nuklir?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 10.39
Presiden Trump Sebut Ranjau di Selat Hormuz Telah Dibersihkan
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 10.00