Upaya Houthi di Laut Merah Tiru Iran dengan Selat Hormuz
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok pemberontak Houthi di Yaman berencana meniru strategi Iran dengan memblokade jalur pelayaran strategis di Laut Merah, khususnya Selat Bab el-Mandeb. Langkah ini diumumkan setelah Houthi memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi pada awal Juli 2026. Calon Menlu pemerintah Yaman yang diakui internasional, Afrah al-Zouba, menyatakan bahwa aksi Houthi selaras dengan eskalasi Iran di Timur Tengah dan didorong oleh kurangnya respons internasional yang tegas. Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur vital bagi perdagangan global, dengan sekitar 30% lalu lintas peti kemas dunia dan 12-15% total perdagangan global melaluinya. Akibat ketegangan, aktivitas pelayaran di Laut Merah menurun drastis—hanya 11 kapal pengangkut komoditas tercatat pada 26 Juli 2026. Konflik ini memicu serangan udara Saudi ke kota pelabuhan Hodeidah yang dikuasai Houthi, memperburuk situasi yang sudah tegang sejak gencatan senjata 2022.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 22.07
Blokade Houthi Makin Ganas di Laut Merah, Arab Saudi Bakal Nekat Bentuk Koalisi Baru?
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.30
Siaga Harga Minyak Meledak, Houthi Akan Kenakan Tarif Lewat Laut Merah
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 23.29
Houthi Bakal Kenakan Pajak Laut Merah: China Bebas Melenggang, Arab Saudi Makin Tertekan
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 16.26
Serangan Houthi dan PMF ke Arab Saudi Jadi Kesalahan Besar Iran
Berita terkait
Kuasai Laut Merah, Houthi Bantah Akan Terapkan Biaya bagi Kapal yang Melintas
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 19.20
Sesumbar Trump Dibalas Ejekan Iran 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 05.27
Yaman Tutup Sementara Pelabuhan Strategis Laut Merah Buntut Serangan Houthi
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.18
Mampukah Aliansi Laut Merah Pimpinan Arab Saudi Menaklukkan Houthi dan Iran?
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 15.11