Siaga Harga Minyak Meledak, Houthi Akan Kenakan Tarif Lewat Laut Merah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi di Yaman berencana menerapkan pungutan bagi kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Rencana ini muncul sepekan setelah Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi. Menurut Menteri Luar Negeri pemerintahan Yaman yang diakui internasional, Afrah al-Zouba, Houthi akan berupaya menguasai akses Laut Merah dan memungut biaya dari kapal yang melintas. Belum ada kepastian waktu penerapan kebijakan ini.
Sejumlah pejabat Houthi dilaporkan membahas rencana ini dengan pejabat Iran saat pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran. Tujuannya adalah menormalkan praktik pungutan di jalur pelayaran internasional sekaligus meningkatkan tekanan terhadap Amerika Serikat. Namun, kapal-kapal milik China akan dibebaskan dari pungutan karena China telah berkomunikasi langsung dengan Houthi. Nilai pungutan diperkirakan mencapai sekitar US$180 juta per bulan.
Laut Merah merupakan jalur vital bagi transportasi energi global, mengalirkan 10% minyak dunia dan 13% LNG. Jika Bab el-Mandeb terganggu, Arab Saudi kehilangan jalur alternatif selain Selat Hormuz untuk mengirimkan minyak, yang berpotensi mendorong lonjakan harga energi. Pelayaran melalui Bab el-Mandeb hanya memerlukan 16 hari, jauh lebih cepat dibanding 50 hari jika memutar melalui Tanjung Harapan di Afrika Selatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 13.37
Houthi Klaim Paksa 8 Kapal Tanker Arab Saudi untuk Ubah Haluan
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 10.20
Mengapa Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab Begitu Vital? Begini Penjelasannya
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 14.25
Iran Cs Ancam Pelayaran, Arab Saudi Ajak Negara Islam Bentuk Koalisi Pertahanan
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 11.27
Tangkal Serangan Houthi, Arab Saudi Bentuk Koalisi Laut Merah
Berita terkait
Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Bertahan Dekat US$ 89 per Barel
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 07.45
Harga Minyak Turun di Bawah US$90, Ini Penyebabnya
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 11.10
Diam-Diam China Jalin Komunikasi ke Houthi soal Minyak di Laut Merah
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 11.42
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30