Houthi Bakal Kenakan Pajak Laut Merah: China Bebas Melenggang, Arab Saudi Makin Tertekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Militan Houthi di Yaman berencana memungut pajak transit untuk kapal komersial yang melintasi Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah Selatan. Rencana ini muncul sebulan setelah deklarasi blokade maritim terhadap Arab Saudi. Selat Bab el-Mandeb adalah jalur vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden, krusial untuk pelayaran energi global dan rantai pasokan dunia.
Diskusi intensif dilakukan saat pejabat Houthi berkunjung ke Teheran untuk pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Penasihat Iran diterbangkan ke Yaman untuk membantu mendirikan lembaga pengelola pungutan biaya. Strategi ini bertujuan menormalisasi pemungutan biaya di perairan internasional dan meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.
Rencana ini berpotensi mempengaruhi lalu lintas maritim global dan hubungan regional, dengan Arab Saudi menghadapi tekanan lebih besar dari aksi Houthi yang didukung Iran. Keamanan dan kebebasan navigasi di jalur laut strategis menjadi sorotan utama.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.30
Siaga Harga Minyak Meledak, Houthi Akan Kenakan Tarif Lewat Laut Merah
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 08.16
Trump Ancam Balas Iran, Harga Minyak Naik Nyaris 8%
CNBC Indonesia · 29 Juli 2026 pukul 11.42
Diam-Diam China Jalin Komunikasi ke Houthi soal Minyak di Laut Merah
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 07.49
Harga Minyak Merosot Hampir 5%, Ini Penyebabnya
Berita terkait
Serangan Houthi dan PMF ke Arab Saudi Jadi Kesalahan Besar Iran
SINDOnews · 29 Juli 2026 pukul 16.26
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Gertak Balik AS, Iran Minta Trump Berhenti Berkhayal Kuasai Selat Hormuz
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 07.53
Sejuta Jalan Menuju Roma! Iran Gabung Bank Pembangunan BRICS Lawan AS
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 20.40