Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Update Perang AS-Iran: Pangeran Arab Bergerak, Trump Tahan Serangan

Presiden AS Donald Trump menunda rencana serangan terhadap Iran selama masih ada peluang untuk mencapai kesepakatan yang menghentikan ambisi nuklir Teheran dan membuka kembali Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan setelah pembicaraan dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, dan didukung oleh Israel. Di sisi lain, Iran dan Oman sedang dalam tahap akhir perundingan, namun menurut Menteri Luar Negeri Iran, pembahasan hanya fokus pada jalur pelayaran baru, bukan pembukaan langsung Selat Hormuz.

Konflik antara AS-Israel dan Iran telah berlangsung lima bulan, dengan Iran sebagian besar menutup Selat Hormuz yang sebelum perang menyalurkan sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam dunia. Penutupan ini mendorong kenaikan harga energi global, di mana kontrak berjangka Brent naik 24% sepanjang Juli. Tekanan ekonomi meningkat, dan kelompok Houthi di Yaman juga mengancam jalur Bab el-Mandeb, vital bagi ekspor minyak. Sementara itu, Israel menegaskan kesiapan bertindak terhadap Iran terlepas dari kesepakatan.

Iran membantah mengembangkan senjata nuklir dan memandang ancaman AS sebagai perang psikologis, namun tetap meningkatkan kesiapan pencegahan. Para pejabat AS dan Israel, termasuk Trump dan Netanyahu, terus membahas opsi dari diplomasi hingga kekuatan militer. Insiden maritim terbaru di perairan Oman, seperti kerusakan pada tanker, menambah ketegangan di kawasan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait