Utang AS Tembus 40 Triliun Dolar, Risiko Krisis Mulai Disorot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Utang pemerintah Amerika Serikat (AS) telah melampaui 40 triliun dolar AS, hampir dua kali lipat dari sekitar 19,4 triliun dolar AS yang tercatat sekitar 10 tahun lalu. Lonjakan ini terutama disebabkan oleh pengeluaran besar selama pandemi COVID-19 dan defisit anggaran yang berkelanjutan. Pada Juli, defisit anggaran AS mencapai 432,3 miliar dolar AS, tertinggi sejak Maret 2021. Saat ini, utang federal AS setara dengan sekitar 123 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) AS.
Studi Wharton Business School, University of Pennsylvania, menunjukkan bahwa rasio utang terhadap PDB yang dapat ditanggung oleh ekonomi AS berada di sekitar 210 persen. Jika melebihi batas ini, kebijakan peningkatan pajak atas pendapatan pekerja tidak akan cukup untuk menanggungi bunga utang sesuai tingkat imbal hasil yang diminta pasar. Clay Ramsay dari University of Maryland memperingatkan bahwa krisis utang nasional dapat menimbulkan dampak antara Resesi 2008-2009 dan Depresi 1930-an, termasuk dampak jangka panjang pada ekonomi dan ketimpangan pendapatan.
Menurut model Wharton, utang AS dapat menjadi tidak berkelanjutan pada 2048 jika tren saat ini berlanjut. Namun, Menteri Keuangan AS Scott Bessent menilai angka 40 triliun dolar AS tidak istimewa dan yakin pertumbuhan ekonomi dapat mengurangi beban utang. Meskipun besarnya utang, isu ini belum menjadi sorotan utama menjelang pemilu paruh waktu November.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 09.46
AS Ingin Iran Runtuh seperti Venezuela, tapi Justru Jadi Kekuatan yang Memukau Dunia
Berita terkait
Rial Iran Tembus 2 Juta per Dolar AS, Washington Perketat Tekanan Ekonomi
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 18.45
Iran sebut sanksi ekonomi baru AS pasti gagal
ANTARA News · 22 Agustus 2026 pukul 12.26
JD Vance Sebut Tekanan Ekonomi Alat Paling Efektif AS terhadap Iran
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 17.00
Makin Panas, AS Tambah Sanksi Ekonomi ke Kuba
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.00