Makin Panas, AS Tambah Sanksi Ekonomi ke Kuba
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4025353/original/080616100_1652840284-Pemerintahan_Biden_Longgarkan_Pembatasan_terhadap_Kuba-AP-4.jpg)
Amerika Serikat (AS) baru saja menjatuhkan sanksi ekonomi baru terhadap sembilan perusahaan milik negara Kuba serta para pejabat terkait, termasuk Institut Persahabatan Kuba dengan Rakyat (ICAP). Sanksi ini dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Jumat (21/8/2026), bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-100 mantan pemimpin Kuba, Fidel Castro. Menurut Rubio, ICAP dan tokoh yang terlibat dituduh mengorganisir kunjungan simpatisan internasional ke Havana untuk mempromosikan ideologi Marxisme dan kebencian rasial di luar negeri. ICAP didirikan pada 1960 oleh Castro dan telah menjadi alat utama pemerintah Kuba untuk membangun jaringan dengan organisasi yang memiliki pandangan serupa melalui acara-acara aktivis dan kampanye pro-pemerintah.
Pemerintah Kuba, termasuk Menteri Luar Negeri Bruno Rodríguez, mengecam keras sanksi tersebut. Rodríguez menyatakan bahwa langkah AS semakin merusak perekonomi Kuba dan menghambat pemerintah dalam menyediakan layanan dasar bagi warganya. Sanksi ini datang setelah sebelumnya AS juga menerapkan pemblokiran pasokan minyak terhadap pulau tersebut sejak awal tahun. Infrastruktur listrik Kuba yang sudah tua dan bergantung pada impor bahan bakar menyebabkan rumah sakit terpaksa menggunakan generator darurat, memicu pemadaman listrik berkepanjangan dan protes warga yang tidak biasuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 19.00
Utang AS Tembus 40 Triliun Dolar AS, Lebih dari Dua Kali Lipat sejak 2017
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 17.00
JD Vance Sebut Tekanan Ekonomi Alat Paling Efektif AS terhadap Iran
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 13.03
Utang AS Bengkak hingga Rp17.800 T dalam 5 Bulan, Buat Perang Iran?
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.54
Tampil Lagi di Publik, Melania Trump Sindir Isu Spekulasi Keterasingannya
Berita terkait
AS Iran Panas Lagi! Trump Terapkan Sanksi Terkeras Sejarah ke Teheran
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 06.40
Amerika Dalam Bahaya! Utang Menuju Rp 900 Kuadriliun-Segera Bangkrut?
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 15.40
Donald Trump Umumkan “D-Day Ekonomi” Terhadap Iran: Sanksi Paling Menghancurkan dalam Sejarah
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 14.00
ICC Sebut Sanksi AS Bentuk Serangan atas Keadilan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.24