Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi Rp8.098 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia mencapai 453,4 miliar dolar AS atau Rp8.098 triliun pada triwulan II 2026, naik 4,4 persen dari tahun sebelumnya. Rasio utang terhadap PDB stabil di 30,6 persen. Kenaikan ini terutama dari sektor publik: utang pemerintah 216,3 miliar dolar AS dengan pertumbuhan 2,9 persen, melambat dari triwulan sebelumnya, karena aliran masuk modal asing ke SBN. Bank sentral juga meningkatkan utang untuk menjaga stabilitas rupiah. Di sisi lain, utang swasta menyusut 0,6 persen menjadi 194,6 miliar dolar AS, dengan kontraksi terbesar dari lembaga keuangan. Struktur utang tetap sehat, didominasi utang jangka panjang 82,1 persen. Koordinasi antara Bank Indonesia dan pemerintah berlanjut untuk meminimalkan risiko ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
Rasio Utang Luar Negeri Tetap Terjaga, BI Laporkan Triwulan II sebesar USD 453,4 Miliar
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.51
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 453,4 Miliar Dolar AS pada Kuartal I 2026
CNN Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 12.22
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$453,4 M di Kuartal II 2026
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 11.55
Bukan China! Ini Pemberi Utang Nomor 1 RI
Berita terkait
Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 11.05
Utang Luar Negeri Indonesia Terus Bertambah, Kuartal II 2026 Tembus Rp8.062 Triliun
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 10.52
BI: Utang luar negeri RI naik jadi 453,4 miliar dolar AS di TW-II 2026
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 10.51
Utang Luar Negeri Indonesia Melonjak Jadi Rp8.089 Triliun
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 10.47