Waka Komisi III DPR Puji BNN-Polda Kepri Bongkar 2,6 Ton Narkoba Cair
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Waka Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji petugas gabungan BNN, Bea Cukai, dan Polda Kepulauan Riau yang berhasil membongkar jaringan penyelundupan narkoba cair seberat 2,6 ton di kapal kargo MV Ocean di perairan Tanjung Balai Karimun. Operasi ini dilakukan pada Senin, 17 Agustus 2026, sebagai kado Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia. Dalam operasi tersebut, 10 orang awak kapal berkewarganegaraan Myanmar berhasil diamankan, dan petugas juga menemukan ratusan dus rokok ilegal asal China di dalam kontainer yang sama. Sahroni menyampaikan bahwa temuan narkoba ini jauh lebih besar dibandingkan operasi sebelumnya yang hanya menyita 1,3 ton. Ia juga mengapresiasi kemampuan BNN dalam memberantas peredaran narkoba, termasuk jenis baru seperti narkoba cair. Menurutnya, jika narkoba dalam jumlah besar ini sampai beredar, hal tersebut dapat sangat berbahaya bagi generasi muda bangsa. Operasi ini menggambarkan komitmen dan kolaborasi yang erat antar lembaga keamanan dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkoba.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 21.28
BNN gagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair dari kapal Tanzania
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.14
Sinergi BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair di Riau
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 07.58
Bawa 1,6 Ton Sabu Cair, Kapal Berbendera Tanzania Ditangkap di Perairan Bengkalis
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 07.06
Kapal Bendera Tanzania Ditangkap di Bengkalis, Bawa Sabu Cair 1,6 Ton
Berita terkait
2,6 Ton Narkoba di Kapal MV Ocean Porter Akan Dipakai Cairan Vape
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.17
Kapal Pengangkut 2,6 Ton Narkoba Cair Juga Bawa 1,5 Juta Batang Rokok Ilegal
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 19.00
Komisi III DPR Dukung BNN Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair: Kado HUT RI
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 18.56
BNN, Bea Cukai dan Polda Kepri Amankan Kapal Angkut Narkoba Cair 1,6 Ton di Kepri
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.55